PAMEKASAN - Dinas Pertanian Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menyatakan bahwa hama ulat yang menyerang pepohonan jati di Pamekasan merupakan pengaruh dari iklim atau siklus tahunan.
"Itu siklus tahunan, karena perubahan iklim berpengaruh terhadap perkembangan hama ulat," kata Koordinator POPT Dinas Pertanian Pamekasan, Anwar Sodik, Senin (4/1/2016).
Bahkan, hama ulat yang jumlahnya ribuan tersebut dipastikan tidak akan menyerang lahan pertanian warga. Sehingga warga diminta tidak khawatir ataupun resah dengan munculnya ulat jati tersebut.
"Untuk ulat di jati beda jenisnya dengan hama yang menyerang tanaman seperti jagung. Jadi warga tidak perlu khawatir," ujar Anwar.
Namun, sambung Anwar, pihaknya mengirimkan petugas untuk melakukan pengambilan sampel di Dusun Karang Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan untuk melihat jenis ulat yang menyerang jati.
Petugas mengambil sampel tiga ekor ulat dan lima lembar daun jati yang sudah rusak dimakan ulat dari lokasi. Ini untuk memastikan ulat tersebut tidak mengganggu terhadap tanaman petani.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.