Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

18 Warga Tangsel Gabung Gafatar, MUI-Kemenag Rapatkan Barisan

Hambali , Jurnalis-Sabtu, 16 Januari 2016 |11:16 WIB
18 Warga Tangsel Gabung Gafatar, MUI-Kemenag Rapatkan Barisan
Silaturahmi Kemenag-MUI bersama Stakeholder di Tangerang Selatan (Hambali/Okezone)
A
A
A

TANGERANG SELATAN - Kementerian Agama serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan menggelar silaturahmi bersama tokoh agama, masyarakat, pemuda dan mahasiswa untuk merapatkan barisan dalam menolak munculnya paham Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di wilayahnya.

Silaturahmi itu dihelat di kantor Kementerian Agama Tangsel yang berada di Jalan Kencana Loka, BSD, Jumat (16/1/2016). Dalam acara itu turut hadir Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, Ketua Komisi pengkajian MUI Pusat, Prof. DR. Utang Ranuwijaya, Kapolres Tangsel, AKBP Ayi Supardan beserta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan tentang keterlibatan 18 orang warganya yang telah bergabung dengan aliran itu dan berpindah ke kalimantan. Menurut dia, hal itu harus ditangkal agar tak berulang dan berkembang luas.

"Acara ini sangat penting untuk dimengerti agar kita tidak terpengaruh dengan aliran Gafatar dan aliran sesat lainnya," kata Pak Ben, sapaan akrab Benyamin Davnie.

Lebih lanjut dia menambahkan, Pemerintah Kota Tangsel mengajak masyarakat untuk bahu membahu dan merapatkan barisan dalam menjaga Tangsel agar terbebas dari aliran sesat seperti Gafatar

"Jangan takut melawan aliran sesat, mari kita jaga Tangsel agar terbebas dari segala pengacau," ujarnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement