Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TPA Sumur Batu Belum Dilakukan Studi Kelayakan

Djamhari , Jurnalis-Selasa, 02 Februari 2016 |10:12 WIB
TPA Sumur Batu Belum Dilakukan Studi Kelayakan
TPA Sumur Batu (foto: Okezone)
A
A
A

BEKASI - Ketua Dewan Pembina Koalisi Persampahan Nasional (KPNas), Benny Tunggul mengatakan TPA Sumur Batu, Bekasi sejauh ini belum pernah dilakukan studi kelayakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Kalaupun sudah diuji kelayakannya tentu TPA itu sudah mengikuti standarisasi yang diinginkan Kementerian LH.

Bahkan diakui Benny, sampai sekarang instalasi pengolahan sampah (IPAS) di TPA Sumur Batu juga tidak ada dan ironisnya instalasi tinja berdekatan dengan lokasi tersebut.

"Silakan Kementerian LH lakukan studi kelayakannya, kalaupun tidak ada maka tidak boleh TPA itu dioperasikan sementara," jelasnya Selasa (2/2/2016).

Selain melakukan studi kelayakan, kata Benny, Pemerintah Kota Bekasi harus melakukan revitalisasi TPA menjadi TPST. Sebab, dengan pengolahan secara terpadu, semua sampah bisa terorganisir dan bermanfaat bagi kepentingan umum.

Sekarang ini, kata dia, sampah yang diangkut oleh truk hanya dibuang tanpa dikelola langsung. Menurutnya, langkah itu sudah jelas melanggar UU No 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Di situ tertulis, apabila pengelolaan sampah tidak memperhatikan norma, standard an prosedur yang mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat maka bisa dijerat pidana.

Apalagi saat ini, kata Benny tumpukan sampah TPA Sumur Batu sudah tercecer di perkarangan lahan milik warga. Totalnya, ada sekitar 6.000 meter persegi di mana lahan milik warga yang dipenuhi sampah.

Bahkan, sudah beberapa kali warga mengirimi surat kepada Pemerintah Kota Bekasi terkait lahan yang terpakai tumpukan sampah.

"Sudah ada surat keberatan dari warga atas lahannya yang terpakai. Tapi Pemerintah Kota Bekasi seolah cuek,” jelasnya.

Benny memprediksi, apabila kondisi TPA Sumur Batu masih dalam overload, tidak kemungkinan longsor yang lainnya akan kembali terjadi. Apalagi, cuaca sekarang sangat tidak bersahabat.

"Kalau tidak ada perluasan secepatnya, maka akan timbul longsor lagi,” ucapnya.

Sebelumnya, lokasi TPA Sumur Batu mengalami longsor hingga menewaskan satu orang bernama Rumsinah, Rabu lalu.

Dan hingga sekarang kondisi pembuangan sampah milik Pemda Kota Bekasi itu sudah overload. Sebab, lahan seluas 15.8 hektar itu sudah menggunung tumpukan sampah.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement