JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat. Otomatis, jabatan orang nomor satu di kepolisian itu akan kosong. Komisi III sebagai mitra sendiri mengakui bahwa Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan (BG) punya peluang terkuat.
Anggota Komisi III Nasir Djamil menjelaskan, ada tradisi yang dibangun di kepolisian tentang senioritas. Hal itu dianggap penting sebagai langkah untuk mempermudah kinerja di tubuh kepolisian.
"Angkatan 83 tentu bisa komunikasi baik. Enak dalam koordinasi. Lebih lancar tentu Presiden pertimbangkan angkatan 83 jadi Kapolri," kata Nasir kepada Okezone, di Jakarta, Jumat (18/3/2016).
Terlebih, kata dia, BG sudah pernah dicalonkan dan lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi III beberapa waktu lalu.
"Cuma masalah apakah BG masih mau dicalonkan. Apa BG masih mau dicalonkan, mengingat secara de facto sudah, tapi oleh Presiden diabaikan," lanjutnya.
Terkait skenario munculnya nama Irjen Pol Tito Karnavian yang baru diangkat sebagai Kepala BNPT, Nasir menganggap langkah tersebut terlalu riskan.
"Menurut saya, Tito itu angkatan 87. Terlalu riskan mengambil putusan, terlalu riskan. Dan saya pikir Presiden butuh Polri ke depan kuat, kompak, seimbang. Saya khawatir kalau angkatan lebih muda jadi Kapolri akan mempengaruhi di tubuh kepolisian. Polri butuh (sosok) yang kuat, yang mampu menerjemahkan tugas di lapangan," pungkasnya,
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.