LARNAKA – Enam jam pembajakan dan penyanderaan penumpang Pesawat EgyptAir MS181 kemarin, menyisakan satu kisah unik. Tanpa rasa takut, seorang penumpang yang kala itu masih dalam keadaan tersandera, malah minta berfoto selfie dengan sang pembajak!
Sang pelaku, Seif Eldin Mustafa sendiri akhirnya ditangkap unit antiteror Kepolisian Siprus di Bandara Internasional Larnaka, setelah turun dari pesawat dan menyerahkan diri.
Sebelumnya, Mustafa membajak pesawat berjenis Airbus 320 berpenumpang 81 orang yang sedianya, punya rute penerbangan Kairo-Alexandria. Namun di tengah perjalanan, Mustafa membajak pesawat tersebut dan memaksa pesawat landing di Larnaka.
Ternyata, alasan Mustafa memaksa pilot mengalihkan pendaratan di Larnaka, lantaran ingin Kepolisian Siprus mengantarkan sejumlah surat untuk mantan istrinya. Mustafa memaksa sang pilot dengan ancaman meledakkan bom yang terikat di tubuhnya.
Hampir semua penumpang diperbolehkan turun di Bandara Larnaka oleh sang pembajak. Namun Mustafa masih menyandera semua kru pesawat serta empat penumpang berkewarganegaraan asing, salah satunya Ben Innes asal Inggris.
Ya, di sela penyanderaan, pemuda berusia 26 tahun itu, justru minta tolong pada salah satu pramugari, untuk menerjemahkan permintaannya ber-selfie dengan pembajak!
“Saya pikir jika bom itu benar, saya takkan rugi, saya nothing to lose. Saya minta salah satu kru menerjemahkan permintaan saya untuk selfie dengannya (Mustafa),” ungkap Innes kepada The Sun dan dilansir USA Today, Rabu (30/3/2016).
Ben Innes (kanan) minta selfie dengan pembajak EgyptAir (Foto: Twitter)
“Responsnya (si pembajak) mengangkat bahu dan saya pun berdiri di sampingnya sambil tersenyum ke kamera. Sementara pramugari mengambil fotonya. Ini pasti jadi selfie terbaik yang pernah ada,” tandasnya.
(Randy Wirayudha)