SEMARANG - Ribuan umat nasrani di Semarang, Jawa Tengah, akan menggelar Karnaval Paskah Ekumenis pada Jumat 8 April 2016. Karnaval Paskah yang akan menampilkan karya sosial dan seni budaya itu rencananya dimulai dari halaman Balai Kota Semarang dan diakhiri di Lapangan Tri Lomba Juang.
"Terkait dengan kegiatan ini, dengan kerendahan hati, kami panitia Paskah memohon maaf ke masyarakat yang melewati jalur karnaval. Pada saat karnaval, pasti akan terganggu," kata Ketua Hubungan Antar-Agama Keuskupan Agung Semarang, Romo Aloys Budi Purnomo, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (31/3/2016).
Karnaval akbar ini bakal melibatkan paroki-paroki Gereja Katolik dan Protestan se-Kota Semarang, dan siswa sekolah Katolik serta Kristen swasta maupun negeri. Panitia menargetkan delapan ribu peserta ikut terlibat dalam karnaval tersebut.
"Seluruh rangkaian Paskah dimulai pukul 14.00 WIB dan akan ditutup pada pukul 20.00 WIB," ujar Romo Budi.
Selain pentas budaya, sambung Romo Budi, panitia Paskah juga akan mendirikan enam posko layanan kesehatan gratis dalam acara karnaval. Posko disebar di balai kota, Museum Lawangsewu, Tawan Warak Ngendhog, dan Tri Lomba Juang.
"Masing-masing posko siap melayani minimal 200 orang secara gratis," katanya.
Karnaval Paskah Ekumenis di Semarang sudah digelar setiap tahun sejak 2014. Karnaval Paskah pertama kali digelar di JKI Injil Kerajaan Holy Stadium dan yang kedua pada 2015 di halaman Balai Kota Semarang menuju Lapangan Garnisun, Kalisari.
Romo Budi menambahkan, sejumlah organisasi kemasyarakatan lintas agama seperti dari Garda Bangsa Nahdlatul Ulama (NU) dan FKPPI bakal dilibatkan mengamankan karnaval Paskah.
"Yang jelas, kita ingin memberitahukan kepada masyarakat dunia bahwa Semarang adalah kota yang begitu damai dan rukun. Sebab, acara-acara seperti ini yang sering mengadakan hanya Semarang," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.