PROBOLINGGO - Kecelakaan beruntun melibatkan empat minibus terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, tepatnya di Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Diduga kecelakaan terjadi akibat rem blong kendaraan yang membawa rombongan turis asal Singapura.
Akibat insiden tersebut, 11 orang terluka dan empat kendaraan mengalami kerusakan. Dari jumlah korban, enam di antaranya merupakan turis asal Singapura beserta sopir dan pemandu wisata. Selain itu, tiga penumpang minibus jenis offroad juga terluka.
Sebanyak delapan korban dibawa ke Puskesmas Sukapura, sedangkan korban lainnya dirawat di Rumah Sakit Ar Rozy. Korban rata-rata luka memar dan sobek. Saat ini, mereka masih dalam observasi tim medis.
Kecelakaan bermula saat minibus yang membawa rombongan turis pulang dari kawasan wisata Bromo. Sekitar 300 meter sebelum lokasi kejadian, rem minibus tiba-tiba tidak berfungsi. Kondisi jalan yang menurun membuat kendaraan hilang kendali.
"Setelah berjalan sekitar 10 menit. Rem tiba-tiba tidak fungsi, karena sudah panas. Mobil melaju kecepatan 60-70 Km/jam," ujar pemandu wisata rombongan turis, Yopi.