JAKARTA - AKBP Untung Sangaji, pria yang terkenal dengan aksi heroiknya saat menembak tersangka bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat mengklarifikasi bahwa dirinya bukan kecewa dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.
"Maksudnya bukan begitu (kecewa). Ini kan orangtua (Kapolri) abang kan jadi marah sama anaknya. Abang mau dimarahin juga gak masalah. Itu kan orangtua kita, ngapain kita ribut sama orangtua kita. Anak-anak mengeluh karena orangtua mau marah juga mau bagaimana lagi," kata Untung saat dihubungi Okezone, Minggu (10/3/2016).
Sebelumnya Kapolri menyatakan telah menyiapkan jabatan sebagai Kapolres untuk AKBP Untung. Namun karena keluhannya, Untung Sangaji dianggap tidak bersyukur oleh Kapolri.
"Ya berarti belum rezeki. Abang kan gak pernah minta-minta jabatan dari tahun 1995 enggak pernah minta apa aja abang kerjakan saja," tegas Untung.
(Baca Juga: Kapolri Coret AKBP Untung sebagai Kapolres)
Terkait jabatan Kapolres itu sendiri, Pamen Pusdikpolairi Lemdiklat Polri ini mengaku belum mengetahuinya.
"Abang kan belum tahu, dari pertama kan belum diperintahkan ada. Kalau kita perwira adinda, kalau menghadap pejabat itu ada mekanismenya gak datang ujug-ujug sreng datang. Itu kan enggak boleh lancang ya, abang kan punya atasan ada. Atasan Kapusdik, Kalemdikpol urutannya itu. Kalau abang nyelonong pergi ke Kapolri kan menghina pimpinan abang, salah abang itu kalau begitu," paparnya.
Sebelumnya Kapolri sempat menyindir Untung. Bahkan Kapolri telah mencoretnya Untung sebagai calon Kapolres.
"Tadi saya rencanakan mau diangkat jadi Kapolres ya, tapi dia bertindak sepeti itu maka saya coret," kata Badrodin di Lanud Halim Perdana Kusuma, kemarin.
(Fiddy Anggriawan )