Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

May Day, Buruh Usung Isu "Serbuan" Pekerja Asing

Nurul Arifin , Jurnalis-Rabu, 27 April 2016 |12:29 WIB
<i>May Day</i>, Buruh Usung Isu
Ilustrasi: (Foto: Antara)
A
A
A

SURABAYA - Jelang peringatan Hari Buruh International pada 1 Mei atau yang dikenal dengan May Day, para buruh fokus terhadap isu penolakan pekerja asing. Pasalnya, memasukki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pekerja asing telah menyerbu Indonesia. Celakanya, mereka diduga masuk ke Indonesia tanpa prosedur.

"Banyak pekerja asing yang masuk. Bahkan perusahaan rela melakukan PHK kepada buruh lokal dengan diganti pekerja asing," ujar Ketua SBSI Surabaya, Winarto kepada Okezone, Rabu (27/4/2016).

Kata pria yang akrab disapa Wiwin, di sejumlah daerah sudah banyak diserbu beberapa pekerja asing seperti di Tangerang, Bekasi, dan beberapa kawasan industri di Jawa Barat. Sedangkan untuk provinsi Jawa Timur sendiri, kata Wiwin, masih belum begitu parah.

"Untuk Jawa Timur masih belum begitu parah. Tapi sudah ada beberapa pekerja asing yang masuk. Ini disebabkan lemahnya pengawasan dari pemerintah," jelasnya.

Menurut Wiwin, yang paling berperan besar adalah lembaga Imigrasi. Pasalnya, institusi ini yang menjadi gawang masuknya warga negara asing ke Indonesia.

Ia mengungkapkan, banyak pekerja asing yang tidak disertai dengan dokumen-dokumen resmi. Namun, oleh perusahaan tetap diterima karena pekerja asing mau dibayar murah.

Para pekerja asing harus dibatasi dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Jika masalah ini dibiarkan, maka akan merusak iklim ketenagakerjaan di Jawa Timur. "Jawa Timur masih belum parah tapi kita harus waspada agar tidak disebur oleh tenaga kerja asing," ujarnya.

Selain mengusung isu tersebut, momentum peringatajan hari buruh International ini juga mengusung isu tolak upah murah dan bubarkan sistem outsourching. Kemudian, meminta pemerintah memberikan pidana kepada pelaku Union Busting yang sangat merugikan buruh.

Tak hanya itu, momentum May Day ini juga mengusung isu menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang sangat memberatkan para buruh.

(Abu Sahma Pane)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement