BENGKULU - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu, Kombes. Pol. Budiharso, mengatakan, hasil uji laboratorium BNN pada Sabtu 14 Mei 2016, terhadap urine, darah, dan rambut Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud, negatif narkoba.
''Dari serangkaian tes uji Narkoba yang telah dilakukan baik urine, darah, dan rambut Bupati Bengkulu Selatan hasilnya negatif atau tidak terindikasi mengonsumsi Narkotika,'' kata Budi, Jumat (20/5/2016).
Kendati demikian, lanjut Budi, BNNP Bengkulu tetap melakukan investigasi terkait penemuan ekstasi dan sabu di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan tersebut. Hal tersebut, terang dia, setelah adanya kasus penemuan empat butir ekstasi dan 0,9 gram sabu di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan oleh petugas BNN Provinsi (BNNP) Bengkulu Selatan. ''Kita telah mendapatkan informasi dari 12 orang termasuk bupati, wakil bupati, sekda, dan staf sampai sekarang belum ada tersangka,'' jelas Budi.
Ia juga menambahkan, sampai sekarang belum ada penangkapan dan penahanan terhadap sejumlah orang yang dimintai keterangan. ''Sampai sekarang belum ada penangkapan dan penahanan,'' tegas Budi.
Sebagaimana diketahui, petugas BNNP Bengkulu saat memeriksa ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan pada Selasa 10 Mei 2016, menemukan 1 (satu) plastik berisi kristal bening yang diduga Narkotika jenis sabu, 4 (empat) butir tablet yang terdiri dari 2 (dua) tablet berwarna merah dan 2 (dua) tablet berwarna biru, yang diduga merupakan Narkotika jenis ekstasi.
Narkotika tersebut ditemukan di selipan kursi tamu dan di belakang kardus air mineral yang berada di ruang kerja Dirwan Mahmud. Penggeledahan dilakukan atas dasar informasi masyarakat.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.