Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Bupati Bengkulu Selatan soal Konspirasi Busuk Narkoba di Ruang Kerjanya

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Senin, 27 Februari 2017 |22:43 WIB
Cerita Bupati Bengkulu Selatan soal Konspirasi Busuk Narkoba di Ruang Kerjanya
Bupati Bengkulu Dirwan Mahmud (Foto: Arie/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud membeberkan rekayasa kasus narkoba yang membuatnya dijebloskan ke dalam bui.‎ Konspirasi tersebut ditenggarainya sebagai dendam lawan politiknya sejak Pilkada 2010.

Dalam hal ini, Dirwan sempat memenangkan suara terbanyak sebagai Bupati Bengkulu Selatan dari lawan politiknya pada 2010. Namun ternyata, lawan politiknya tersebut berlaku curang dengan membuat rekayasa kasus narkoba.

"Dulu saya menang‎ Bupati tahun 2010, tapi narkoba dihantam. Saya masuk penjara. Pelakunya belum tahu (waktu itu)," ujarnya saat berbincang dengan Okezone di Gedung I-News, Jakarta Pusat, Senin (27/2/2017).

Dia pun sempat menjalani masa kurungan usai ditetapkan tersangka terkait kasus narkoba pada 2010. Setelah bebas dari penjara, Dirwan kembali mencalonkan untuk menjadi Bupati Bengkulu Selatan pada Pilkada 2016.

Dengan mengantongi izin dari Mahkamah Konstitusi (MK) untuk bisa kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Bengkulu Selatan. Dirwan pun resmi menjabat Bupati‎ Bengkulu Selatan setelah memperoleh suara terbanyak. "Masyarakat clear. Masyarakat yang dukung saya jadi Bupati, ini masyarakat. ‎Lawan saya ini incumbent," bebernya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement