DHAKA – Kepolisian Bangladesh mengakhiri operasi pembebasan sandera di Kafe Holey Artisan Bakery, Dhaka. Tim Aksi Cepat Tanggap Kepolisian berhasil menembak mati keenam pria bersenjata dan membebaskan 13 sandera.
Seperti diberitakan, sekelompok pria bersenjata menyerbu Kafe Holey Artisan Bakery yang berada di wilayah zona diplomatik pada Jumat 1 Juli 2016 malam waktu setempat. Sebanyak 35 orang disandera dan 20 di antaranya adalah warga asing.
(Baca juga: Drama Penyanderaan Kafe Bangladesh, 10 Orang Berhasil Diselamatkan)
Seperti diwartakan USA Today, Sabtu (2/7/2016), Komandan Tim Aksi Cepat Tanggap Letnan Kolonel Tuhin Mohammad Masud mengonfirmasi enam pria dari kelompok bersenjata telah ditembak mati serta gedung utama dari Kafe Holey Artisan telah berhasil disterilkan.
Masud juga mengatakan ada sejumlah korban jiwa, tetapi dia tidak memberi tahu detail lebih lanjut. Operasi di sekitar area kafe tetap dilakukan meski pelaku sudah berhasil ditembak mati.
Sebanyak dua petugas polisi tewas dalam insiden tersebut. Satu orang bernama Salahuddin Ahmed tewas di tempat kejadian, sementara seorang lagi tewas setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Pegawai kafe tersebut, Sumon Reza, menuturkan enam pria bersenjata itu dibekali tidak hanya dengan senapan, tetapi juga senjata tajam. Mereka juga sempat melemparkan granat ke arah polisi yang mengepung gedung.
Menurut Reza, pelaku berusia di bawah 30 tahun dan meneriakkan sesuatu dalam bahasa Arab sebelum memasuki gedung. Sementara kelompok militan ISIS telah menyatakan diri bertanggung jawab atas serangan tersebut.
(Baca juga: Dua Polisi Tewas, ISIS Klaim Serangan di Kafe Bangladesh)
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.