nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dituding Dukung Terorisme, Ini Jawaban Ulama Top Zakir Naik

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Kamis 21 Juli 2016 21:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 07 21 18 1443795 dituding-dukung-terorisme-ini-jawaban-ulama-top-zakir-naik-Ma26B2vCjK.jpg Zakir Naik jawab tuduhan dukung terorisme (Foto: Scoopnest)

NEW DELHI - Ulama top kelahiran India, Dr. Zakir Naik, angkat bicara mengenai tudingan sejumlah media India, yang menyebut dirinya mendukung terorisme. Tudingan media ini muncul pasca adanya kabar bahwa pelaku penyerangan dan penyanderaan di Bangladesh, yang menewaskan 20 orang, terinspirasi oleh ceramah Zakir.

 

Dalam sebuah video yang dirilis secara online, Zakir menyatakan sangat menentang terorisme, dan menyayangkan sikap media-media di India yang sangat memojokkan dirinya. Ia mengaku terkejut saat mendapati kabar media-media di India menghubungkan dirinya dengan kelompok terorisme.

 

"Bagian yang dilaporkan di media-media India, di mana saya disebut menginspirasi untuk membunuh orang tidak bersalah, benar-benar tidak dapat diterima. Saya tidak pernah mendorong manusia untuk membunuh manusia lainnya. Tindakan kejahatan ini dari media India, mencoba untuk membuktikan kepada masyarakat, bahwa Dr Zakir Naik telah mendorong terorisme adalah sesuatu yang jahat. Saya mengutuk media yang menyebut saya mendorong aksi terorisme,"  ucap Zakir dalam videonya, seperti dilansir First Post, Kamis (21/7/2016).

 

Sementara itu, terkait dengan kabar bahwa pelaku penyerangan Bangladesh terinpirasi olehnya, Zakir menuturkan, setiap orang yang mendengar ceramahnya mungkin akan semakin penasaran dengan Islam. Ketika mereka semakin ingin tahu, mereka mungkin akan mencari sumber lain, atau pengkhotbah lain. Bukan tidak mungkin salah satu pengkotbah yang didengar oleh pelaku penyerangan memiliki paham radikal.

 

"Saya menginspirasi jutaan orang untuk dekat dengan Islam. Setelah seseorang datang lebih dekat dengan Islam, ada kemungkinan bahwa ia mulai mendengar pembicara lain. Seperti Anda ketahui, ada beberapa orang yang membelokan pemahaman seorang Muslim dan atas nama Islam, mereka mendorong umat Islam untuk membunuh orang yang tidak bersalah, yang benar-benar bertentangan dengan Alquran," sambungnya.

(FIK)

Berita Terkait

Ulama

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini