Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gunung Bromo Keluarkan Gas Belerang 20 Ton per Hari

Hana Purwadi , Jurnalis-Jum'at, 22 Juli 2016 |11:17 WIB
Gunung Bromo Keluarkan Gas Belerang 20 Ton per Hari
Gunung Bromo. (Foto: Antara)
A
A
A

PROBOLINGGO - Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur, terus bererupsi. Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung menambah sembilan personel untuk memantau aktivitas gunung itu.

Hasil pemantauan sementara, Gunung Bromo mengeluarkan 200 ton gas belerang per hari. Ada peningkatan deformasi yang berarti energi gunung ini masih tinggi.

Gas belerang yang dikeluarkan Gunung Bromo pada 2016 bertambah banyak bila dibandingkan erupsi 2005 dan 2010 yang rata-rata mencapai 180 ton per hari.

“Kita melakukan beberapa metode. Hasil zat belerang rata-rata 200 ton gas belerang per hari,” ujar pemantau Gunung Bromo, Umar Rusadi, Jumat (22/7/2016).

Beruntung SO2 akan terurai bila keluar ke udara, terkena matahari, sehingga zat ini tidak berbahaya terhadap manusia.

Lebih lanjut Umar menjelaskan, meski aktivitas Gunung Bromo cenderung meningkat, PVMBG masih belum berencana menaikkan status menjadi level III atau Siaga. Sebab di sisi seismik gempa letusan masih wajar, berkisar 1-6 mili meter saja. Status Gunung Bromo saat ini tetap di level II atau Waspada.

(Abu Sahma Pane)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement