Hizbut Tahrir Sebut Hukuman Mati Gembong Narkoba Pantas Dilakukan

Oris Riswan, Okezone · Rabu 03 Agustus 2016 18:25 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 03 525 1454229 hizbut-tahrir-sebut-hukuman-mati-gembong-narkoba-pantas-dilakukan-DDIMM9JVZI.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

BANDUNG - Ketua DPD Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Bandung Ponsen Sindu Prawito memandang hukuman mati bagi pengedar narkoba adalah hukuman yang pantas. Apalagi jika dampak yang ditimbulkan sangat luar biasa dan melibatkan orang banyak sebagai korban.

"Akan sangat pantas diberikan seperti itu (hukuman mati) ketika efeknya itu sangat-sangat besar terhadap kehidupan manusia. Pengedar narkoba ini dalam Islam itu bisa dliat dari efeknya sehingga nanti hakim yang akan memutuskan sah dihukum mati atau tidak," ujar Ponsen di Bandung, Rabu (3/8/2016).

Tapi ada hal yang tidak boleh dilupakan pemerintah ketika hukuman mati sudah dijalankan. Perbaikan harus dilakukan dalam berbagai aspek agar kejahatan terkait narkoba tidak terus-menerus menjadi persoalan di Indonesia.

Sebab sebuah kejahatan terjadi karena imbas dari kesalahan sistem. Ada celah yang bisa ditembus para pengedar narkoba sehingga mereka bisa leluasa menjalankan praktik haramnya di Indonesia.

"Kejahatan adalah ekses dari sistem salah yang diterapkan. Ketika sistem salah yang diterapkan, maka kejahatan akan semakin subur, kejahatan akan semakin tumbuh," ungkap Ponsen.

Menurutnya, perbaikan mutlak harus dilakukan pemerintah Indonesia dalam berbagai sektor. Mulai dari tindakan pencegahan hingga penindakan, semua harus berubah menjadi lebih baik.

"Maka dari itu, dalam menangani persoalan ini, dari hulu ke hilir harus diperbaiki. Dari sistemnya harus diperbaiki, ya sistem ekonomi masyarakat, sistem kehidupan masyarakat, sistem sosial, sistem pemerintahan, haruss diperbaiki semuanya," tandas Ponsen.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini