Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ratusan Amunisi Sitaan dari Tukang Listrik di Jombang Buatan Pindad

Zen Arivin , Jurnalis-Selasa, 09 Agustus 2016 |17:52 WIB
Ratusan Amunisi Sitaan dari Tukang Listrik di Jombang Buatan Pindad
foto: Zen Arivin/Okezone
A
A
A

JOMBANG - Ratusan butir peluru berbagai kaliber yang diamankan saat penggerebekan rumah Bangkit Fauzal (48), perakit senjata api di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, ternyata buatan PT Pindat.

"Betul ini adalah peluru keluaran Pindad. Namun kami belum tahu apakah ini sumbernya langsung dari pabrik Pindat atau mungkin dari orang lain. Kami masih telusuri," ungkap Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, Selasa (09/8/2016).

Dia menambahkan, Bangkit mengaku mendapatkan ratusan butir peluru aktif yang digunakan anggota Polri maupun TNI tersebut pada tahun 2010. Menurutnya, peluru tersebut dibeli dari seseorang di Bandung.

"Informasinya tersangka mendapat peluru aktif ini dari seseorang berinisal Y. Kami masih melakukan pengembangan terkait dengan hal itu," tambahnya.

Ditanya apakah ada kemungkinan bahwa penjual peluru aktif merupakan anggota polri atau TNI, Agung mengatakan jika penyelidikan itu masih dilakukan. Yang pasti ia masih memburu seseorang berinisial Y dari Bandung.

"Kita masih belum sampai kesana. Namun, dari pengakuan tersangka Y bukan merupakan anggota TNI atau Polri, kita terus telusuri saat ini," paparnya.

Selain itu, Agung juga memastikan jika Bangkit tidak termasuk jaringan teroris manapun. Menurut Kapolres, senpi hasil rakitan suami Nurul Farikha itu tak lain hanya digunakan Bangkit untuk berburu.

"Sampai saat ini tidak ada tanda-tanda mengarah pada jaringan terorisme. Yang bersangkutan kita kenakan Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," tandasnya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement