ATMEH – Ledakan bom bunuh diri di dalam sebuah bus yang ditumpangi para pemberontak rezim Presiden Bashar al Assad telah menewaskan sedikitnya 30 orang. Jumlah korban diperkirakan masih akan terus bertambah.
Insiden ini terjadi di perbatasan antara Suriah dan Turki pada Minggu 14 Agustus waktu setempat. Melalui medianya, kelompok teroris ISIS mengklaim serangan itu dilancarkan oleh anggota mereka. Media milik oposisi pemerintah Suriah juga mewartakan, semua korban ledakan adalah kelompok pemberontak yang selama ini dikenal ikut memerangi ISIS.
Laporan lain dari Al Arabiya TV milik Saudi mengatakan pada Senin (15/8/2016), para korban merupakan bagian dari pasukan pemberontak berjumlah 600 orang, yang pada hari itu dimaksudkan untuk berangkat ke medan tempur di utara Aleppo, sekira 50 kilometer ke timur Atmeh.
Jumlah korban terluka hingga saat ini masih simpang siur. Sebelumnya dilaporkan ada sedikitnya 25 orang yang terluka. Kelompok Pengamat Hak Asasi Suriah melaporkan beberapa korban dalam keadaan kritis.
(Baca juga: Bom Bunuh Diri Tewaskan 15 Orang di Perbatasan Turki-Suriah)