AMATRICE – Italia tengah tepatnya di Amatrice, diguncang gempa berkekuatan 6,2 pada Skala Richter (SR). Gempa yang terjadi pada Rabu 24 Agustus 2016 itu menewaskan 291 orang. Ribuan bangunan dan situs bersejarah di Amatrice rusak berat akibat gempa tersebut.
Ratusan gereja tua dan bangunan-bangunan dari abad pertengahan lainnya juga rusak berat. Otoritas Amatrice ingin agar kota tersebut dibangun kembali untuk mengingat kejayaan di masa lalu. Menteri Kebudayaan Dario Franceschini memiliki ide tersendiri untuk mengumpulkan dana.
Seperti dimuat BBC, Minggu (28/8/2016), Franceschini meminta agar warga Italia yang tidak terkena dampak gempa untuk mengunjungi museum-museum dan situs bersejarah lainnya pada akhir pekan. Uang yang terkumpul dari tiket masuk akan disumbangkan untuk memulihkan 293 situs budaya bersejarah di Amatrice.
Wali Kota Amatrice Sergio Pirozzi menyambut baik ide tersebut. Ia berambisi memulihkan kotanya kembali seperti semula. Dana yang terkumpul dari tiket masuk museum itu disebutnya akan sangat berguna.
“Kami ingin mengembalikan Amatrice seperti sedia kala. Membantu kami mengumpulkan dana untuk pemulihan adalah langkah terbaik. Akan sangat indah untuk membuat warga kami tersenyum kembali. Pengorbanan itu berarti kita memiliki hutang budi kepada mereka,” ujar Pirozzi.
Sebelumnya, Perdana Menteri Matteo Renzi dan Presiden Sergio Mattarella menghadiri misa arwah bagi 35 korban tewas di Ascoli Piceno. Renzi menghimbau agar warga Negeri Pizza bangkit bersama-sama dari musibah tersebut. Uskup Ascoli Pisceno, Giovanni D’Ercole, dalam homilinya meminta umat untuk berani membangun hidup dan kota mereka kembali seperti sedia kala.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.