DIMBOKRO – Jalur kereta api yang telah selama 106 tahun berjasa menghubungkan Pantai Gading dan Burkina Faso ambruk pada Selasa 6 September 2016. Peristiwa itu terjadi ketika sebuah kereta pengangkut barang lewat di atasnya. Tidak ada korban jiwa akibat insiden ini.
Kereta pengangkut barang yang tengah menyeberang di atas Sungai Nzi tersebut hingga kini masih terjebak di atas jembatan. Moda trasnportasi itu terdiri dari dua lokomotif yang terpisah oleh 20 gerbong. Bobot barang yang dibawa mencapai 1.000 ton.
Menanggapi kejadian ini, Pemerintah Pantai Gading mengumumkan rel besi sepanjang 250 meter itu akan ditutup selama dua pekan ke depan untuk diperbaiki. Insiden ini terjadi di dekat Dimbokro, kota di bagian tengah Pantai Gading, sekira 250 kilometer jauhnya di utara Abidjan.
“Kami hanya memiliki satu perlintasan (kereta api) dan insiden ini telah mengakibatkan kereta api kami tidak bisa beroperasi. Akan ada penghentian total arus (transportasi kereta api) antara Abidjan (di Pantai Gading) dan Ouagadougou (di Burkina Faso),” ujar Kepala Keamanan KA Sitarail, Noel Kouadio, seperti dikutip dari Times Live, Kamis (8/9/2016).
Sambil menunggu materi untuk memperbaiki jalur kereta api yang dibangun pada 1910 tersebut, otoritas setempat tengah mencari jalan alternatif untuk tetap memungkinkan arus lalu lintas antara kedua negara berjalan. Sebab bagaimanapun juga, rintangan ini akan berdampak pada perekonomian kedua negara.