Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Cari Bukti Baru di Padepokan Ksatrian Satriaji

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Rabu, 05 Oktober 2016 |18:24 WIB
Polisi Cari Bukti Baru di Padepokan Ksatrian Satriaji
Ilustrasi
A
A
A

DEPOK - Polisi masih terus menyelidiki kasus dugaan pembunuhan dan penipuan yang dilakukan oleh Anton Hardianto pimpinan padepokan Ksatrian Satriaji di Mekarjaya, Sukmajaya, Depok.

Polisi tengah mencari barang bukti tambahan terkait kasus pembunuhan dengan ditemukannya dua mayat di Limo beberapa waktu lalu.

Polisi mendatangi kediaman tersangka Anton yang membunuh Shendy Eko Budiyanto dan Ahmad Sanusi di Jalan M Yusuf Gang H Naim, Mekarjaya, Sukmajaya. Pencarian barang bukti yang mereka lakukan mendapat perhatian dari masyarakat.

Warga ingin melihat langsung wajah Anton yang membunuh dua pengikutnya dengan racun sianida. Dari jarak sekitar 500 meter warga sudah memadati lokasi.

Polisi juga menggiring Anton ke lokasi. Ratusan warga memadati lokasi karena penasaran melihat muka Anton. Bahkan ada sekelompok warga yang naik atap hanya untuk melihat wajah pria dukun palsu itu.

"Mau lihat mukanya seperti apa. Saya penasaran kayak gimana kok kejam banget," kata salah satu warga, Saminah, Rabu (5/10/2016).

Sementara itu, ratusan warga lainnya memadati depan tempat tinggal Anton di gang sempit. Warga selama ini tidak mengenal secara pasti sosok wajah pelaku Anton.

Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan menjelaskan pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. "Bukti terakhir sisa racun potasium sianida dan muntahan korban dari lokasi kejadian sudah kami ambil," kata Harry.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement