Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rumah Retak Akibat Normalisasi Sungai, Warga Lapor Polisi

Agregasi Kabar Cirebon , Jurnalis-Sabtu, 15 Oktober 2016 |13:22 WIB
Rumah Retak Akibat Normalisasi Sungai, Warga Lapor Polisi
ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

MAJALENGKA - Sebanyak tiga rumah milik warga Desa Ampel, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka mengalami retak-retak dan anjlok, satu rumah di antaranya terpaksa dikosongkan dengan alasan khawatir ambruk secara tiba-tiba.

Ketiga rumah yang mengalami retak-retak tersebut masing-masing milik Opendi (55), Siti Komariah (29) yang baru selesai dibangun dan Toto (35 ) yang semuanya tinggal di RT 01/RW 02 dan saling bertetangga.

Kondisi ketiga rumah tersebut hampir di setiap sudut dindingnya mengalami retak-retak selebar antara 3 cm hingga 5 cm memangang dari atas hingga bagian bawah. Retakan hampir rata-rata berada di sambungan antara bata atau sudut ruangan, serta antara kusen pintu atau jendela hingga ada sudut jendela yang nyaris terlepas, ada pula yang retakannya horizontal serta miring ke bawah. 

Lantai rumah juga demikian retak memanjang, ada pula yang mengalami anjlok sekitar 10 cm hingga 15 cm. Rumah milik Opendi sejak dua hari yang lalu terpaksa dikosongkan khawatir rumah ambruk secara tiba-tiba di saat pemiliknya sedang terlelap tidur dan menimpa penghuni. Sedangkan rumah milik pasangan suami istri, Agus dan Siti Komariah baru saja selesai dibangun namun belum ditempati.

Menurut Opendi yang juga tokoh masyarakat setempat, kondisi tersebut mulai diketahui pada Senin 10 Oktober pagi, namun retakan langsung diketahui sudah besar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement