SOLO - Ratusan umat muslim di Kota Solo memadati Masjid Nurul Iman yang terletak di Kalitan, Solo, Jawa Tengah untuk mengikuti sholat subuh berjamaah dalam rangka kebangkitan Islam di Indonesia dalam aksi damai 1212.
Pantauan Okezone, sebelum adzan subuh berkumandang, puluhan umat muslim sudah mulai berdatangan di masjid tersebut. Dari data di masjid Nurul Imam, jumlah jamaah sholat Subuh berjamaah dalam rangka kebangkitan islam ini sebanyak 200 orang.
Terpantau, meski dihadiri banyak umat muslim, namun penjagaan di lokasi masjid Nurul Imam ini tidaklah begitu ketat.
Dalam khotbah yang disampaikan, usai sholat Subuh, ustad Alim dan Ustad Aris Munandar tidak menyampaikan kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh calon Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama (Ahok).
Menurut keduannya, saolat Subuh berjamaah seperti yang saat ini digelorakan, idealnya tidak hanya sesaat saja dilakukan. Namun, salat lima waktu lainnya pun harus dilakukan berjamaah. Terlebih lagi, salat berjamaah itu memang dianjurkan dalam tuntutan Rasulullah.
"Salat berjamaah itu sudah menjadi kewajiban bagi umat Islam. Tak hanya Shalat Subuh saja, tapi sholat lima waktu lainnya pun harus dilakukan secara berjamaah. Jadi, mari kita jaga sholat berjamaah seperti ini, jangan hanya kali ini saja, tapi kita jaga sampai akhir hayat kita,"ujar Ustad Alim dalam khotbahnya, Senin (12/12/2016).
Sedangkan ustad Aris Munandar meminta agar umat muslim untuk menjaga persatuan dan persatuan diantara umat muslim. Pasalnya, saat ini banyak sekali gerakan-gerakan menjelekan alim ulama.
"Saya hanya mengajak agar umat muslim untuk terus menjaga persatuan dan persatuan. Apalagi saat ini banyak sekali gerakan-gerakan untuk memecah belah umat muslim. Salah satunya dengan menjelek-jelekan para alim ulama. Karena kalau umat muslim sudah terpecah belah, maka mereka bisa dengan mudah menguasainya," paparnya.
Diakhir gerakan sholat subuh berjamaah, para umat muslim yang memadati masjid Nurul Imam ini pun melakukan aksi penggalangan dana untuk korban bencana di Aceh. Dalam waktu sekejab, terkumpul dana sebesar Rp 4.850.000 yang akan di Salurkan ke korban gempa di Aceh.
Selain di masjid yang terletak di kediaman keluarga Cendana, sholat subuh berjamaah yang disuarakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI ini pun dilakukan di dua tempat lainnya di Kota Solo. Seperti di Masjid MUI yang terletak di Silir, Pasar Kliwon serta di masjid Muhammadiyah, yang terletak di Kepatihan Kulon, Solo, Jawa Tengah. (sym)
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.