Menurut Dadang, dirinya membedakan tahu yang layak dikonsumsi dan tidak layak konsumsi. Seperti merek tahunya, sedangkan tahu yang tidak layak, tidak ada merek dan kalau dimasak cepat mengembang.
"Kalau tahu yang layak dikonsumsi, tahu tidak langsung mengembang dan di dalamnya ada isinya, sedangkan tahu yang tidak layak cepat mengembang dan dalamnya tidak ada isinya," tambah Dadang.
Dadang melanjutkan, pihaknya tetap menggunakan tahu yang bermerek yang didatangkan langsung dari Ciamis, Jawa Barat. Walaupun harga mahal tapi bisa menjaga kepercayaan pembeli dengan tahu yang layak konsumsi.
"Saya menggunakan tahu yang bermerek dari Ciamis langsung dan layak konsumsi bagi masyarakat," tutupnya.
(Awaludin)