WEST YORKS - Bagi pecinta film horror pasti tidak asing dengan istilah poltergeist atau arwah gentayangan. Roh-roh ini biasanya menghantui suatu tempat atau pemilik rumah dan membuat siapa pun yang tinggal di dalamnya terganggu.
Di Pontefract, West Yorks, Inggris rupanya ada rumah seperti itu. Terletak di jalan 30 East Drive, rumah tersebut kabarnya ”dihuni” sesosok “penunggu” yang dikenal sebagai “Black Monk (Biksu Sesat) dari Pontefract”. Bayangkan, Valak si hantu suster, ini versi biksunya, karena si hantu kabarnya memakai tudung seperti biksu.
Adalah Kyle Fowler (28) si pemburu hantu mencoba mendatangi rumah tersebut bersama seorang mediator Lillyanne beserta anak dan suaminya, Ashley Flay dan Jack Bairstow. Secara tak terduga, hantu yang dicari menampakkan dirinya dengan senang hati.
Beberapa kali hantu berwajah gelap itu muncul. Pertama, saat Lillyanne dan keluarganya melintasi tangga. Arwah Black Monk sekilas tertangkap di balik cermin. “Sosok yang muncul di tangga saat kami lewat, berdiri tepat di lokasi tempat Black Monk dilaporkan sering muncul. Terlihat tudung dan wajah,” ujar Kyle, seperti disitat dari Mirror, Rabu (1/3/2017).
Sumber: Mirror
Kehadiran keduanya terekam lebih jelas, ialah ketika tim pemburu hantu ini mencoba berinteraksi dengan sang penunggu rumah. Lillyane yang berperan sebagai mediator memanggil arwah itu dengan cara mengintai dari cermin.
“Pada petang hari itu, kami melakukan ritual mengintip lewat cermin di kamar tidur utama yang biasa ditiduri orang tua. Caranya ialah dengan menatap ke cermin dengan sebuah lilin menyala di bawah wajahmu dan meminta para arwah itu menunjukkan diri mereka,” tuturnya.
Tidak butuh waktu lama, “Mata saya mendadak berubah hitam dan wajah saya menua sehingga saya terlihat seperti kakek-kakek. Rasanya saya hampir kerasukan.”
Kejadian ini terabadikan dalam jepretan dan hasilnya memang menyeramkan. Wajah perempuan mediator tersebut langsung menghitam seperti tertutup bayangan.
“Ashley mengatakan, wajah yang tercermin sama sekali tidak mirip saya,” kenangnya.
Untunglah momen menerawang itu tidak berlangsung lama, Ashley mencolek bahunya dan terus memanggil nama ibunya.
(Silviana Dharma)