TANGERANG - Penolakan terhadap angkutan berbasis online terjadi di sejumlah daerah. Bahkan di beberapa tempat terlibat kekerasan fisik dengan pengemudi angkutan online.
Seperti yang terjadi di Tangerang, dimana ratusan sopir angkot menggelar aksi demo di halaman pusat pemerintahan Kota Tangerang di Jalan Satria Sudirman. Dalam aksi tersebut, lima angkot mengalami kerusakan akibat lemparan batu.
(Baca juga: Sopir Angkot di Tangerang Demo Tolak Angkutan Online)
Pendemo yang merupakan pengemudi angkot ini mulai berdatangan sejak pukul 10.00 WIB. Mereka berasal dari 20 trayek angkutan umum di Kota Tangerang. Mereka menolak adanya angkutan online yang beroperasi di wilayah Tangerang.
Massa tiba dengan menggunakan angkot masing masing. Ada sekitar 675 angkot dengan jumlah pendemo lebih dari 1.000 orang.