nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Blue Whale, Permainan Maut yang Disebut Tewaskan 130 Remaja Rusia

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017 17:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 20 18 1647404 blue-whale-permainan-maut-yang-disebut-tewaskan-130-remaja-rusia-XxlaNgoLlP.jpg Foto: Siberia Times

SEORANG remaja 13 tahun berhasil diselamatkan sebelum terjun dari atas sebuah kompleks apartemen di Lviv, Ukraina. Tindakan remaja itu diduga dilakukan untuk “memenangkan” sebuah permainan maut yang dinamakan “Blue Whale”.

Blue Whale diisukan sebagai sebuah permainan online di grup media sosial yang mendorong para pemainnya untuk melakukan bunuh diri. Permainan maut ini diduga bertanggung jawab atas kematian ratusan remaja labil di Rusia dan Ukraina.

Dalam artikel yang dilansir dari The Sun, Senin (20/3/2017) administrator grup permainan Blue Whale akan memberikan tugas harian kepada anggota-anggotanya untuk diselesaikan dalam jangka waktu 50 hari. Tugas-tugas itu termasuk melukai diri sendiri, menonton film horor, memanjat bangunan berbahaya dan bangun di jam-jam yang tidak biasa.

Namun, tugas yang diberikan sedikit demi sedikit semakin berbahaya dan ekstrem. Pada hari ke-50, orang yang mengendalikan permainan tersebut menyuruh para remaja untuk melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari atap gedung atau menggantung diri.

Pihak kepolisian Rusia mengatakan tengah menyelidiki kematian 130 remaja yang diduga berkaitan dengan Blue Whale. Media investigasi Rusia, Novaya Gazeta mencatat, ratusan kematian remaja itu terjadi antara November 2015 sampai April 2016.

“Hampir semua anak-anak ini merupakan anggota grup internet yang sama dan hidup di dalam sebuah keluarga yang bahagia,” tulis Novaya Gazeta.

Yulia Konstantinova dan Veronika Volkova, dua remaja berusia 15 dan 16 tahun tewas setelah melompat dari atap gedung apartemen berlantai 14 pada Februari 2017. Dua hari sebelum kematian kedua remaja itu seorang remaja lain di Kota Chita, Rusia bunuh diri dengan melompat ke bawah sebuah kereta komuter yang melaju.

Kematian para remaja itu dihubungkan dengan permainan maut di media sosial yang mempengaruhi mereka mencabut nyawanya sendiri. Diwartakan The Sun, sebelum kematiannya, Yulia menuliskan catatan berbunyi “End” atau “Akhir” di halaman media sosialnya setelah mem-posting gambar paus biru besar.

Foto: Siberia Times

Pihak berwenang Rusia tahun lalu menangkap seorang pemuda bernama Filip Budeikin yang diklaim sebagai pencipta permainan tersebut. Dia dituduh terlibat dalam kasus bunuh diri 15 orang remaja, tetapi sampai hari ini dia belum disidang karena kurangnya bukti.

Meski begitu, dugaan Blue Whale mendorong para remaja itu melakukan bunuh diri belum terbukti kebenarannya. Tidak diketahui apakah memang permainan ini memiliki hubungan langsung dengan kematian para remaja tersebut atau tidak.

Beberapa ahli mengatakan, permainan Blue Whale bukanlah permainan bunuh diri seperti yang digembar-gemborkan oleh media, melainkan hanya sekelompok remaja yang berbicara mengenai topik-topik mengerikan dan tentang kematian. Situs pemeriksa fakta, Snopes, menyebut bahwa rumor mengenai Blue Whale sampai saat ini berstatus “unproven” atau belum terbukti.

Rusia sendiri telah diketahui memiliki tingkat bunuh diri remaja yang tinggi. Snopes menyebutkan, pada 2013 setidaknya 461 remaja Rusia melakukan bunuh diri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini