Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tak Kunjung Pulang, Petani Sawit Malah Ditemukan di Perut Ular Piton

Zulfikarnain , Jurnalis-Selasa, 28 Maret 2017 |21:02 WIB
Tak Kunjung Pulang, Petani Sawit Malah Ditemukan di Perut Ular Piton
Ilustrasi ular piton (foto: the star)
A
A
A

MAKASSAR – Seorang petani sawit Akbar (25) seperti biasa menuju kebun untuk memanen hasil sawitnya, namun sayang keluarga yang menunggunya dirumah tak kunjung melihat batang hidung Akbar.

Merasa ada yang tidak beres, keluarga bersama warga setempat berusaha mencari petani sawit ini ke kebunnya. Beberapa waktu pencarian namun tak berhasil menemukan Akbar, hingga pada pukul 22.00 Wita, seorang warga melihat ular piton sepanjang 4 meter yang tengah diam tak bergerak dan kondisi perutnya membesar.

Curiga dengan ular tersebut, warga akhirnya sepakat membunuh ular piton tersebut karena merasa curiga Akbar yang dicari berada di dalam perut ular tersebut. Setelah berhasil membunuh sang ular, beberapa warga pun langsung berinisiatif membelah perut ular yang berukuran besar.

Benar saja dugaan para warga, dari dalam perut ular tersebut ditemui jenazah Akbar yang sudah meninggal ditelan sang ular piton.

Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Mashura, membenarkan adanya warga yang telah ditemukan tewas karena di makan ular phiton di kebun sawit. Yang berlokasi di Desa Salubiro Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar.

"Korban ditemukan di kebun sawit dalam keadaan tewas ditelan oleh seekor ular piton dengan panjang empat meter," imbuh Mashura.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi warga ke rumah duka. Kepergian Akbar, meninggalkan Istri bernama Muna dan dua anak.

(Mufrod)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement