Petugas Medis Diancam Pakai Parang dan Busur, RSUD di Papua Ini Keluarkan Surat Edaran

ant, · Jum'at 14 April 2017 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 14 340 1667454 petugas-medis-diancam-pakai-parang-dan-busur-rsud-di-papua-ini-keluarkan-surat-edaran-2WxAMPO1Lc.jpg Ilustrasi.

WAMENA - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua segera menerbitkan surat edaran tentang larangan bagi pengunjung membawa parang dan busur serta anak panah sebab membuat petugas medis dan masyarakat lainnya merasa tidak nyaman.

"Kita akan berlakukan aturan ketat, misalnya larangan membawa benda tajam seperti parang dan panah, sebagaimana terjadi selama ini," kata Direktur RSUD Jayawijaya dr Feli Grace Sahureka, di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat (14/4/2017).

Ia mengatakan, pelarangan itu dipandang penting mengingat sudah pernah ada petugas medis yang diancam oleh penggunjung yang membawa parang dan panah. Hal itu terjadi saat petugas sedang memberikan pelayanan kesehatan.

Peraturan lain yang nantinya dikeluarkan bersamaan dengan larangan tersebut yakni pembatasan jam besuk melalui penerapan kartu pengunjung serta kartu parkir kendaraan. Pembatasan ini diharuskan agar tidak lagi terjadi kasus-kasus yang tidak diinginkan, misalnya pencurian.

"Dua minggu lalu itu ada oknum warga yang masuk sampai ke UGD dan mengambil statescope serta peralatan lainnya, tetapi petugas tanggap sehingga menyampaikan ke satpam dan berhasil menangkap pelaku," katanya.

Ia menambahkan, khusus untuk kartu parkir, sudah diterapkan bagi pengguna kendaraan roda dua dan empat yang masuk lingkungan RSUD.

"Tujuan kartu ini supaya tidak terjadi pencurian kendaraan," katanya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini