KABUL – Pakistan mengklaim telah menewaskan 50 pasukan perbatasan Afghanistan dalam baku tembak yang terjadi di dekat perbatasan kedua negara. Pejabat Afghanistan membantah hal tersebut dengan menyebut jumlah korban yang disebutkan oleh Pakistan tak memiliki dasar.
Sebagaimana dikutip dari The Washington Post, Senin (8/5/2017) baku tembak pecah di wilayah selatan Provinsi Kandahar usai Pakistan mengklaim pasukan perbatasan Afghanistan mendadak melepaskan tembakan ke pihak keamanan yang bertugas menjaga tim sensus Pakistan di warga yang tinggal dekat perbatasan.
Akibat aksi pasukan perbatasan Afghanistan itu, baku tembak pun terjadi dan menewaskan sembilan orang serta melukai 40 lainnya. Pejabat Afghanista mengklaim, insiden itu terjadi karena tim sensus Pakistan serta keamanannya menyeberangi Afghanistan tanpa izin.
Pejabat tentara Pakistan, Mayor Jenderal Nadeem Ahmad menyatakan bahwa baku tembak yang pecah semenjak Jumat pekan lalu itu menyebabkan dua tentaranya tewas dan sembilan lainnya. Ia menambahkan, setidaknya ada 50 pasukan perbatasan tewas dan 100 pasukan keamanan Afghanistan yang menderita terluka.
Namun klaim tersebut dibantah pihak Afghanistan. Juru bicara senior di pemerintahan Afghanistan, Sediq Siddiqi menyatakan, ia benar-benar menolak klaim Pakistan tersebut. Hal yang sama juga disampaikan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan yang menyebut, klaim Pakistan itu tak berdasar.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.