Share

Dokter Dipukul Keluarga Pasien, Ruang IGD Tutup Praktek

Edy Siswanto, Okezone · Kamis 11 Mei 2017 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 11 340 1688669 dokter-dipukul-keluarga-pasien-ruang-igd-tutup-praktek-C1nSezxnTM.jpg Ruang IGD Abepura yang ditutup (foto: Okezone)

JAYAPURA - Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Abepura Jayapura ditutup oleh pihak rumah sakit, Kamis (11/5/2017).

Penutupan fasilitas vital Rumah Sakit pemerintah ini menyusul insiden pemukulan dokter jaga Rumah Sakit Abepura. Kasus pemukulan yang terjadi sekitar pukul 21.45 Wit semalam, akibat meninggalnya pasien atas nama Derta Murib (16), yang oleh pihak keluarga menuding adanya mall praktek yang dilakukan hingga meninggalnya pasien tersebut.

Keluarga tidak terima, dan mengamuk didalam ruang IGD, hingga pasien yang sementara dalam perawatan kocar kacir meninggalakan ruang IGD. Dan hari ini, ruang IGD dirumah sakit inipun ditutup.

Kondisi inipun disesalkan Roberthus Banga. Orang tua pasien Irene Banga, yang menderita sesak nafas. Dirinya harus kecewa dengan ditutupnya IGD.

"Sangat disayangkan, artinya setiap saat kita butuh pelayanan, ini seperti anak saya lagi sesak nafas. Karena hari ini hari libur tidak ada dokter praktek,"ungkap Roberthus dengan nada kecewa.

Atas itu, dirinya mengaku akan membawa anaknya ke Rumah Sakit Bhayangakara Jayapura.

Sementara, pantauan, tampak tulisan yang diketik rapi 'Mohon maaf IGD Abepura untuk sementara tidak dapat melakukan pelayanan, dikarenakan ada insiden pemukulan terhadap dokter, perawat, mahasiswa dan sopir mobil ambulans, hingga adanya jaminan keselamatan pada petugas saat memberikan pelayanan', pada kertas yang ditempelkan di depan pintu masuk IGD RSUD tersebut.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini