Kelebihan Kapasitas 300 Persen, Rutan Tanjung Gusta Rawan Kerusuhan

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 16 Mei 2017 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 16 340 1691846 kelebihan-kapasitas-300-persen-rutan-tanjung-gusta-rawan-kerusuhan-5d4yqOwaj3.jpg Rutan Tanjung Gusta. (Wahyudi AS/Okezone)

MEDAN – Rumah Tahanan (Rutan) Klas I-A Tanjung Gusta Medan tercatat dihuni sebanyak 3.696 orang, baik tahanan maupun narapidana. Jumlah itu mencapai 300 persen dari daya tampung rutan tersebut yang hanya untuk 1281 orang.

Kepala Pengamanan Rutan Kelas I-Tanjung Gusta, Nimrot Sihotang, mengatakan, dengan kelebihan kapasitas sebesar itu, maka Rutan Tanjung Gusta menjadi sangat rawan dengan kerusuhan maupun gangguan keamanan dan ketertiban lainnya.

Untuk meminimalisir gangguan tersebut, pihaknya pun secara berkala melakukan pemindahan terhadap narapidana ke rutan dan lapas lain di sekitar wilayah Sumatera Utara, yang masih memiliki daya tampung lebih baik.

“Tingginya jumlah penghuni rutan di Medan seiring dengan tingginya tingkat kriminalitas di Medan. Mudah-mudahan kepala UPT (unit pelayanan teknis/rutan/lapas) yang lain bersedia menampung tahanan dan narapidana dari Medan,” ujar Nimron di Lapas Tanjung Gusta Medan, Selasa (16/5/2017) dini hari.

“Dalam kurun waktu dua pekan ini sudah 120 narapidana yang kita pindahkan rutan dan lapas yan ada di sejumlah daerah di Sumut. Ini masih ada 200 lagi yang masuk daftar tunggu,” tandasnya.

Sementara itu dari penelusuran Okezone di laman resmi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM di www.ditjenpas.go.id, kondisi overkapasitas di Rutan Tanjung Gusta berbanding lurus dengan kondisi seluruh rutan dan lapas yang ada di Sumut.

Tercatat, hingga 15 Mei 2017, total tahanan dan narapidana yang menghuni rutan dan lapas di Sumut mencapai 27.260 orang. Padahal kapasitas tampung secara total rutan dan lapas di Sumut hanya 9.956 orang.

Dari 38 UPT rutan dan lapas yang ada di Sumut, hanya empat UPT yang tidak mengalami over kapasitas. Keempat UPT itu juga terbilang memiliki daya tampung cukup kecil. Yakni Cabang Rutan Pulau Telo (kapasitas 26 orang dan terisi 11 orang), Cabang Rutan Barus (kapasitas 115 orang dan berisi 114 orang), Cabang Rutan Labuhanbilik (kapasitas 140 orang dan terisi 100 orang), serta Lapas Pemuda Klas III-Langkat (kapasitas 600 orang terisi 10 orang).

Sementara untuk rutan dan lapas tergolong besar (klas II-B, Klas II-A, Klas I-B dan Klas I), seluruhnya mengalami overkapasitas antara 200-400 persen. Bahkan Lapas Klas I-Medan, mengalami overkapasitas hingga 527 persen, yakni berkapasitas 700 orang namun dihuni 3.692 orang. (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini