Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tebing Pantai Ngungap Ambrol, 30 Rambu Tanda Bahaya Dipasang

Agregasi Kedaulatan Rakyat , Jurnalis-Selasa, 30 Mei 2017 |11:25 WIB
Tebing Pantai Ngungap Ambrol, 30 Rambu Tanda Bahaya Dipasang
longsor di Pantai Ngungap. (Foto: KRJogja)
A
A
A

GUNUNGKIDUL - Pasca-ambrolnya Bukit Ngungap di Timur Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul kembali menambah rambu tanda bahaya di dekat lokasi kejadian. Bahkan sebelumnya BPBD bersama dengan pihak terkait sudah melakukan pendataan terkait tebing rawan runtuh di kawasan pantai selatan.

"Total sudah terpasang 30 titik rambu rawan di sepanjang pantai yang memiliki tebing tinggi," kata Kepala BPBD Kabupaten Gunungkidul Budi Harjo SH MH, Senin (29/05/2017).

Diungkapkan, upaya mendeteksi tebing rawan longsor sebenarnya sudah dilakukan sejak terjadi bukit ambrol di Pantai Sadranan beberapa waktu silam. BPBD sudah melakukan pemetaan dan bersama Badan Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi Bandung memasang rambu di titik rawan bahaya.

"Bahkan juga sudah dipasang police line di lokasi Bukit Ngungap yang ambrol. Langkah ini dilakukan agar tidak ada wisatawan atau warga yang mendekati lokasi kejadian," imbuhnya.

Budi menjelaskan, terjadinya retakan di kawasan tebing pantai selatan, salah satunya disebabkan karena dampak gempa bumi. Oleh sebab itu masyarakat, wisatawan dan nelayan perlu untuk meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mendekati tebing atau bukit yang sudah dipasang rambu-rambu tanda bahaya.

(Qur'anul Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement