Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Astaga! 6.000 Warga Kalimantan Selatan Alami Sakit Jiwa Berat

Antara , Jurnalis-Kamis, 15 Juni 2017 |09:26 WIB
Astaga! 6.000 Warga Kalimantan Selatan Alami Sakit Jiwa Berat
Penyandang gangguan jiwa dipasung (Okezone)
A
A
A

BANJARMASIN - Jumlah penyandang gangguan jiwa berat di Kalimantan Selatan diperkirakan mencapai enam ribu orang. Mereka sakit jiwa akibat berbagai kondisi lingkungan yang terus berkembang.

Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dr Dharma Putra mengatakan, data tersebut bila mengacu pada data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdes) 2013 yang menyebutkan prevalensi gangguan jiwa penduduk Indonesia mencapai 1,7/per mil.

Berdasarkan data tersebut, tambah dia, berarti bila penduduk Kalsel mencapai 4 juta orang, maka potensi penderita gangguan jiwa berat telah mencapai enam ribu orang. "Jumlah tersebut harus terus diantisipasi oleh seluruh pihak terkait, sehingga pengobatan bisa dilakukan dengan maksimal," katanya, Kamis (15/6/2017).

Sayangnya, tambah dia, kesadaran masyarakat atau keluarga untuk membawa anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa masih sangat minim, karena berbagai faktor antara lain karena malu. Saat ini, tambah dia, pasien yang dirawat di RSJ Sambang Lihum mencapai 300 orang, sesuai dengan kapasitas yang tersedia.

Ke depan tambah dia, pihaknya akan memprogramkan rumah sakit yang layak dan membuat penderita merasa nyaman serta betah untuk berobat secara rutin ke rumah sakit.

"Kita membuat program memanusiakan manusia sebagaimana mestinya, sehingga saat ada pasien yang diobati, dia bersedia kembali untuk melanjutkan perawatan," katanya.

Selama ini, sebagian besar pasien yang keluar dari rumah sakit, enggan untuk mengikuti perawatan lanjutan, karena berbagai faktor, antara lain trauma dan lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement