ASPEN – Badan intelijen Amerika Serikat (AS), CIA, mengklaim rakyat Korea Utara (Korut) akan senang jika Kim Jong-un lengser dari jabatannya sebagai pemimpin tertinggi Pyongyang. Klaim tersebut disampaikan oleh Direktur CIA, Mike Pompeo, di forum yang diadakan di Aspen, Colorado, pada pekan ini.
Pompeo menyebut, Presiden Donald Trump setiap harinya selalu bertanya mengenai perkembangan Korut, khususnya terkait perkembangan senjata nuklirnya. Ia meresponsnya dengan menyatakan bahwa kekuatan pendorong ancaman nuklir tersebut sebenarnya adalah Kim Jong-un.
“Akan menjadi hal yang hebat untuk mendenuklirisasi semenanjung (Korea), untuk melucuti senjata itu, tapi hal yang paling berbahaya justru adalah karakter yang memegang kendalinya pada saat ini,” ujar Pompeo pada forum di Aspen, Kamis 20 Juli 2017, sebagaimana dikutip dari UPI, Minggu (23/7/2017).
Direktur CIA itu juga menyebut, keinginan Pemerintah AS saat ini adalah untuk memisahkan Kim Jong-un dengan senjata nuklirnya. “Jadi dari sudut pandang pemerintahan, hal terpenting yang bisa kita lakukan adalah untuk memisahkan keduanya. Benar? Memisahkan kapasitasnya serta seseorang yang mungkin memiliki niat dan mematahkan keduanya,” tutur Pompeo.
Namun, ia menegaskan pandangannya tersebut bukan sebuah ujaran untuk adanya penggulingan Kim Jong-un. Pompeo mengatakan, ia hanya mendeskripsikan situasi saat ini tidak menguntungkan bagi AS serta rakyat Korut.
“Terkait rezim tersebut, saya berharap kita akan menemukan cara untuk memisahkan rezim itu dengan sistem ini. Rakyat Korut saya yakin adalah orang-orang yang baik dan akan senang melihatnya (Kim Jong-un) pergi (lengser),” tambah Direktur CIA tersebut.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.