Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Veteran tentang Pesan Perang: Jangan Ambil Arloji dan Dompet Tentara Sekutu

Cerita Veteran tentang Pesan Perang: Jangan Ambil Arloji dan Dompet Tentara Sekutu
Veteran RI Mamun Permadi. (Foto: Nurfajerin Desiyani/Okezone)
A
A
A

Ma’mun menceritakan sepotong momen ketika ia dan temannya merebut senjata pasukan Sekutu saat penyerangang di kawasan Jalan Paledang, Bogor.

Sebelum merebut senjata, Ma'mun mengingat pesan sang guru bernama Nizam saat bergabung dikelompok Hizbullah yang merupakan seorang mualim. Ia selalu berpesan jika menemukan pasukan Sekutu yang gugur, maka janganlah mengambil barang-barangnya, ambil saja senjatanya jika ingin selamat.

"Guru saya berpesan, ia seorang mualim, jika menemukan pasukan Sekutu yang mati, jangan mengambil arloji, dompet dan lain-lain. Kita tidak akan selamat, cukup ambil saja senjatanya," ujarnya Ma'mun menirukan pesan gurunya beberapa waktu lalu ke Okezone.

Ternyata itu benar, teman seperjuanganya yang bergabung di Batalion II bernama Sarwanda dan Sarwandi mengambil barang-barang tentara Sekutu yang gugur. Berselang dua hari, mereka tertembak saat serangan merebut wilayah Jalan Paledang.

"Memang terbukti teman saya Sarwanda dan Sarwandi tertembak, saat sebelumnya mereka mengambil barang milik tentara Sekutu yang mati saat itu," pungkasnya. (abp)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement