nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BMKG Padang Panjang Dikejutkan Gelombang Terindikasi Akibat Nuklir

ant, Jurnalis · Minggu 03 September 2017 16:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 03 340 1768441 bmkg-padang-panjang-dikejutkan-gelombang-terindikasi-akibat-nuklir-lSjyGTekM7.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

PADANG - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Padang Panjang, Sumatera Barat, dikejutkan dengan rekaman data gelombang seismograph PDSI Padang sekitar pukul 10.38 WIB yang terindikasi uji coba nuklir.

"Gelombangnya beda dengan gelombang gempa. Diperkirakan terjadi pada pukul 10.29 WIB dan tertangkap seismograph pukul 10.38 WIB," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono di Padang, Minggu (3/9/2017).

Menurut dia, hasil analisa BMKG Padang Panjang, gelombang aneh itu berasal dari sekitar Korea Utara dengan kekuatannya mencapai 6,2 Skala Richter (SR) dan kedalaman 1 kilometer.

Rahmat menjelaskan, perbedaan gelombang yang disebabkan gempa dengan gelombang yang disebabkan indikasi uji coba nuklir adalah gelombang primer dan sekunder.

Pada gempa, setelah gelombang primer akan disusul oleh gelombang sekunder. Berbeda halnya dengan gelombang yang terindikasi nuklir yang hanya memiliki gelombang primer tanpa diikuti gelombang sekunder. "Gelombang ini yang tercatat di BMKG Padang Panjang," sebut dia.

Meski demikian, ia mengemukakan hal itu masih bersifat indikasi. Sementara itu Pusat Informasi Gempa Nasional USGS pada laman resminya https://earthquake.usgs.gov mencatat terjadi ledakan dengan kekuatan 6,3 SR pada 22 kilometer Timur Laut Sungjibaegam, Korea Utara. Diduga ledakan itu bukan gempa tetapi sebuah ledakan terindikasi nuklir.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini