JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta menteri di Kabinet Kerja untuk tidak membuat kebijakan baru yang dapat menuai Kontroversi menjelang tahun politik pada 2018.
Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat mengadakan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta beberapa waktu lalu.
"Dalam paripurna terakhir saya kira sudah ditegaskan oleh Pak Presiden kebijakan-kebijakan di tingkat kementerian yang negatif, menimbulkan distorsi ekonomi supaya ditinjau kembali. Jangan ada lagi kebijakan baru yang kontroversi," kata Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki di Gedung KSP, Jakarta, Jumat (8/9/2017).
(Baca Juga: Luncurkan Paket Kebijakan, Jokowi Bentuk Satgas Pengawalan Investasi)
Selain itu, kata Teten, Presiden Jokowi minta setiap kementerian untuk berkoordinasi di tingkat Kemenko guna membahas setiap kebijakan yang akan digulirkan tersebut.
"Presiden menegaskan semua kebijakan di level menteri itu harus dirataskan atau dibicarakan di tingkat Menko. Nah ini yang saya kira perlu dipatuhi," jelas Teten.
Teten menjelaskan, di level Kemenko akan mengadakan evaluasi untuk setiap kebijakan di kementerian terkait. "Mungkin nanti ke Menkonya mengevaluasi kebijakan-kebijakan itu di tingkat menteri," tukasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.