Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pawai Kebo Bule yang Selalu Diserbu Warga saat Malam Satu Suro

Fahmy Fotaleno , Jurnalis-Kamis, 21 September 2017 |06:42 WIB
Pawai Kebo Bule yang Selalu Diserbu Warga saat Malam Satu Suro
Pawai Kebo Bule. (Foto: Istimewa)
A
A
A

Dilansir dari berbagai sumber, Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta, Kanjeng Winarno Kusumo mengatakan jika Kebo Bule ini mempunyai sejarah panjang. Dimana, nama Kyai Slamet tersebut sebetulnya adalah salah satu pusaka berupa tombak milik keraton.

"Pada jaman Pakubuwono ke-10, sekitar tahun 1893-1939, melakukan tradisi membawa pusaka Kyai Slamet keliling tembok Baluwarti pada hari Selasa dan Jumat Kliwon. Saat itu, kebo bule selalu mengikuti di belakang," kata Kanjeng Winarno.

Tidak hanya warga Solo, tetapi dari daerah lain yang menyempatkan waktu untuk mengikuti kirab kebo bule. Dan bagi warga yang masih percaya, rela untuk mencari air bekas memandikan kebo bule bahkan kotoran kebo saat malam Satu Suro.(fin)

(Amril Amarullah (Okezone))

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement