SEMARANG - Keberadaan ojek online hingga kini ternyata masih belum bisa diterima oleh sekelompok orang di Semarang, Jawa Tengah. Ya, sejumlah orang yang diduga berasal dari tukang ojek pangkalan (opang) geram dengan keberadaan ojek online.
Dalam video yang dibagikan oleh pengguna akun Instagram @infia_fact pada Selasa 26 September 2017, nampak sejumlah pria diduga para tukang ojek pangkalan sedang berkerumun.
Mereka ternyata sedang menunggu pengemudi ojek online yang akan melintas di sebuah ruas jalan di kawasan Stasiun Poncol, Semarang Selasa sore kemarin. Tak berapa lama kemudian, seorang driver ojek berbasis aplikasi melintas di jalan itu.
(Baca juga: Astaga! Dituduh Nyolong Bawang, Kepala Rahmat Dibacok Cangkul hingga Tewas)
Sontak, beberapa tukang ojek pangkalan menyerang pria berjaket hijau itu. Mereka sempat memukul helm, bagian punggung dan lengan si driver ojek online.
Namun, driver ojek online itu tidak melakukan perlawanan, ia langsung tancap gas pergi meninggalkan lokasi. Netizen yang melihat video ini langsung menuliskan tanggapannya. Mereka mencibir para tukang ojek pangkalan yang dianggap berperilaku arogan itu.
(Baca juga: Kacau! Konvoi Pengantar Jenazah Patahkan Spion Taksi, Netizen: Brutal seperti Geng Motor!)
"Mau saling bunuh hanya karna urusan perut.." tulis akun @indonesiangemstones.
"Sama sama cari makan kok pake sikut-sikutan, gmn mau perang sama negara lain, sama bangsa sendiri aja masih tabok-tabokan," ujar @rudy_satriawan.
"Itu seenaknya aj main pukul. laporkan aj. mase aj primitive.. ini diliat masyarakat luas broo!" ucap @dwdarmayuda.
"Beberapa manusia yg tdk percaya bahwa rezeki sudah diatur," tulis @p_onthenew.
"Rezeki udah ada yg ngatur pak bro," sebut akun @rynkys_.
Lihat videonya di bawah ini:
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.