Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Potret Prajurit TNI di Perbatasan Tanah Air yang Menginspirasi

Yudhistira Dwi Putra , Jurnalis-Kamis, 05 Oktober 2017 |07:30 WIB
Potret Prajurit TNI di Perbatasan Tanah Air yang Menginspirasi
Tentara perbatasan melakukan patroli patok-patok perbatasan wilayah (FOTO: Okezone)
A
A
A

2. Batas Timur (Papua - Papua Nugini)

Di perbatasan wilayah Indonesia-Malaysia di Nunukan, Kalimantan Utara ada Wijiono pasukan Yonif 611/Awang Long yang membawa cerita tentang pendidikan di wilayah perbatasan, di Papua, sebuah kisah patriotik lain datang dari pasukan Yonif Para Raider 330 Kostrad.

Seperti hari-hari biasanya, Mayor Inf Kamil Bahren Pasha memimpin pasukan patroli. Pagi itu, Kamil dan 12 pasukannya melakukan patroli dengan agenda pencarian patok perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

"Patroli patok perbatasan wilayah negara ini dilaksanakan sebagai implementasi dari tugas pokok hadirnya Yonif Para Raider 330 di Tanah Papua," kata Kamil yang menjabat Komandan Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini.

Sulitnya medan menuju titik-titik perbatasan menjadi tantangan yang wajib ditaklukkan oleh Kamil dan pasukannya. Lebatnya hutan Papua dengan kontur tanah berbukit-bukit, ditambah banyaknya rawa yang dihuni buaya menjadi wajib mereka lalui.

Setelah menempuh perjalanan darat selama berjam-jam, Kamil dan pasukannya masih harus menyambung perjalanan menggunakan speed boat selama lebih dari 11 jam untuk mencapai titik perbatasan yang terletak di Sungai Fly.

"Di Pos Rawa Bustop ini terdapat patok tapal batas negara RI-PNG yang diberi kode MM 11.A. Untuk mencapai letak patok tapal batas ini harus di tempuh menggunakan speed boat selama kurang lebih 11 jam karena patok tersebut berdekatan dengan sungai Fly dan medan yang dilalui cukup menyulitkan," papar Kamil.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement