JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pemerintah akan memperluas layanan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026, dengan menambahkan layanan penanganan gratis sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan.
Budi mengatakan, perluasan ini bertujuan agar program CKG tidak sekadar melakukan skrining sebanyak-banyaknya, melainkan benar-benar memastikan masyarakat menjadi lebih sehat melalui upaya pencegahan dan penanganan dini sebelum risiko kesehatan berkembang menjadi penyakit serius.
“Tahun kedua ini, kita ingin ada pencegahan dan penanganan. Yang ingin saya sampaikan, bukan hanya cek kesehatannya saja yang gratis, tetapi pencegahan dan penanganannya juga gratis,” kata Budi dalam konferensi pers Capaian dan Evaluasi Program Cek Kesehatan Gratis, Jumat (23/1/2026).
Ia menjelaskan skema penanganan medis gratis yang akan diterapkan mulai tahun ini. Pada tahap awal, masyarakat dapat mengunjungi puskesmas terdekat untuk menjalani skrining medis gratis.
Setelah pemeriksaan, masyarakat akan menerima “rapor” kesehatan yang terbagi dalam tiga kategori warna, yakni merah, kuning, dan hijau. Rapor merah menunjukkan kondisi tidak sehat, rapor kuning menandakan kondisi kurang sehat, sementara rapor hijau mencerminkan kondisi sehat.