LAS VEGAS – Pemerintah Las Vegas terus melakukan penanganan terhadap korban penembakan brutal yang terjadi pada Minggu 1 Oktober 2017 waktu setempat. Berbagai hal dilakukan untuk menghibur mereka, melalui relawan kesehatan mental serta anjing terapi. Pengunjung konser sendiri pada Senin 9 Oktober 2017 terus berdatangan ke lokasi kejadian untuk mengambil barang-barang mereka yang tertinggal saat menyelamatkan diri.
Para penyidik yang sebagian besar masih kebingungan dengan motif penembakan Stephen Paddock, seorang pensiunan mapan tanpa catatan kriminal, yang menembaki kerumunan konser dengan tembakan dari lantai 32 Mandalay Bay Casino and Resort sebelum bunuh diri.
BACA JUGA: Korban Penembakan di Las Vegas Capai 59 Orang, Terbesar Sepanjang Sejarah AS
Pakar kesehatan mental mengatakan pada konferensi pers Senin bahwa orang yang terpapar trauma dapat mengalami kelelahan, mudah tersinggung, bingung, dan sedih. Tom Hlenski, sukarelawan Palang Merah Amerika, mengatakan bahwa kembali ke rutinitas dan juga istirahat dapat membantu mengurangi rasa cemas.
"Sup ayam masih dapat membantu," ujarnya mengatakan bahwa masakan keluarga akan membantu korban menghadapi dampak insiden naas tersebut.
BACA JUGA: Salut! Hibur Korban Penembakan, Trump Terbang ke Las Vegas
"Tidak apa-apa untuk tertawa di rumah. Tidak apa-apa untuk bercanda. Tidak apa-apa untuk kembali ke ritme normal. Dan, ya, tidak apa-apa untuk marah dan menangis atau tidak dapat tidur di malam hari, serta mengalami mimpi buruk. Itu adalah cara menanggapi stres," jelasnya.
Hlenski mengatakan bahwa dia adalah satu dari sekira 30 relawan yang ditempatkan di pusat bantuan keluarga yang dibentuk setelah serangan tersebut. Sejumlah organisasi yang melatih anjing terapi juga telah mengirim konselor anjing ke kota tersebut.
BACA JUGA: Wow! Ribuan Dompet dan Ponsel Ditemukan di Lokasi Penembakan Massal di Las Vegas
Sementara itu, pejabat daerah mengatakan bahwa mereka terus membantu orang mengambil harta benda mereka dari lokasi konser, dan 99 orang telah mengambil barang mereka pada Senin pagi.
Jumlah barang, termasuk telefon, dompet, dan ransel, terbilang sangat besar sehingga agen federal membagi tempat kejadian perkara menjadi empat kuadran besar dan akan melepaskan barang-barang satu per satu. (DJI)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.