MEDAN - Desakan agar erupsi Gunung Api Sinabung dijadikan sebagai bencana nasional terus mengalir kepada pemerintah. Termasuk saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung areal relokasi pengungsi Sinabung di Siosar, Kabupaten Karo, Sabtu (14/10/2017)
Desakan tersebut disampaikan karena dengan status sebagai bencana nasional diharapkan proses penanganan erupsi termasuk penanganan para korban erupsi dapat dilakukan lebih komprehensif. Namun, desakan tersebut ditanggapi santai Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi beranggapan, bahwa upaya penyelesaian dampak erupsi yang sudah dilakukan saat ini jauh lebih penting dibandingkan menaikkan status erupsi Sinabung dari bencana daerah menjadi bencana nasional.
"Yang penting penyelesaiannya," ujar Presiden Jokowi.
Dalam rangka penyelesaian dampak erupsi bagi para korban, kata Presiden Jokowi, akan dilakukan paling lambat akhir tahun depan.
Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan bangunan dan lahan yang akan digunakan oleh korban yang kini masih berada di pengungsian.
"Kita akan siapkan rumah relokasi untuk mereka. Paling lama sampai akhir tahun depan. Termasuk untuk lahan yang akan digunakan pengungsi untuk bercocok tanam. Bagi mereka yang belum mendapatkan tempat relokasi ataupun hunian sementara, akan kita berikan bantuan. Untuk detail bantuannya, nanti BNPB, gubernur dan bupati yang menyiapkan," tukasnya
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.