Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Waduh! Kini Giliran Inggris Diincar oleh Badai Ophelia

Rufki Ade Vinanda , Jurnalis-Senin, 16 Oktober 2017 |00:23 WIB
<i>Waduh</i>! Kini Giliran Inggris Diincar oleh Badai Ophelia
Ilustrasi. Hantaman Badai. (Foto: PA)
A
A
A

LONDON - Dalam beberapa bulan terakhir ini negara-negara di dunia terutama di Amerika dan Eropa dihantam Badai. Setelah Badai Harvey, Irma, Maria dan Nate yang menerjang daratan Amerika Serikat (AS) dan sekitarnya kini Badai Ophelia tengah bergerak menuju Inggris.

Badai Ophelia sendiri merupakan badai kategori 3 dan diprediksi akan bergerak dengan kekuatan 185 kilometer (km) per jam pada esok. Badai Ophelia ini digadang-gadang menjadi salah satu badai besar yang melanda Inggris selain badai yang terjadi 30 tahun lalu atau pada 1987.

Sebagaimana dilansir dari Metro, Senin (16/10/2017), berdasarkan informasi dari Pusat Nasional AS atau NHS, Badai Ophelia akan bergerak di sepanjang wilayah Irlandia Utara dan bergerak ke arah barat Skotlandia pada Selasa pagi 17 Oktober mendatang.

Hurricane Ophelia is upgraded to a Category 3 storm as it moves towards UK

Pergerakan Badai ophelia. (Foto: NHS)

Menyusul, datangnya Badai Ophelia, otoritas Britania Raya telah memperingatkan para warga untuk bersiap dalam melindungi diri mereka masing-masing. Badai Ophelia akan datang dengan disertai hujan dan angin kencang yang berpotensi memicu kerusakan.

Badai ini akan menghantam Inggris tepatnya mendarat di wilayah pantai barat pada Senin 16 Oktober waktu setempat sebelum bergerak ke Irlandia Utara dan Skotlandia. Badai Ophelia akan bergerak di sepanjang pantai pesisir Inggris dengan kecepatan 128 km per jam.

(Rufki Ade Vinanda)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement