"Kalau ditolak nanti saya perkirakan terdapat hanya dua calon, kemungkinan terjadi tiga calon. Tergantung dari koalisi yang terbentuk," katanya.
Ia menyebutkan masih ada waktu satu tahun untuk bekerja. Saat ini posisi elektabilitas AHY di nomor tiga. Demokrat berupaya agar elektabilitas tersebut terus meningkat, tergantung dari respon dan presepsi masyarakat.
"Saya melihat masyarakat sekarang sudah semakin pandai, kritis dalam memilih pemimpin," katanya.
Syarif menambahkan Partai Demokrat melihat rakyat Indonesia saat ini sudah menginginkan pemimpin yang akan datang betul-betul orang yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk memimpin dan memiliki latar belakang yang dapat diandalkan menjadi pemimpin.
(Salman Mardira)