JAKARTA - Marsekal Hadi Tjahjanto mengundang para anggota Komisi I DPR RI ke rumahnya di Jalan Rajawali Timur, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Calon Panglima TNI itu mengaku selain ingin bersilaturahmi, ia mengundang Komisi I untuk sarapan.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, pertemuan tersebut sah-sah saja. Pasalnya, uji kepatutan dan kelayakan calon panglima TNI telah selesai dilaksanakan. Dengan demikian tidak ada conflict of interest di dalamnya.
"Baguslah, kan sudah selesai. Ini tidak memengaruhi fit and proper test ya," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017).
(Baca juga: Sarapan di Rumah Hadi Tjahjanto, TB Hasanuddin: Saya Harus Lari Supaya Enggak Gendut)
Fadli juga memuji Hadi Tjahjanto yang menginisiasi pertemuan ini. Menurutnya acara tersebut sangat bagus untuk menjalin silaturahim.
"Kalau ini sudah selesai, mengundang makan saya kira bagus," kata Fadli.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota DPR dari Komisi I nampak memenuhi undangan Kepala Satuan Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Calon tunggal Panglima TNI itu mengundang Komisi I DPR RI untuk sarapan di kediamannya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jalan Rajawali Timur, Blok E, Jakarta Timur.
(Baca juga: Undang Komisi I ke Rumah, Hadi Tjahjanto: Kebetulan Istri Lagi Masak Enak)
Mereka yang hadir di antaranya Nico Siahaan dari Fraksi PDIP, TB Hasanudin Fraksi PDIP, Bobby Adhyto Rizaldi Fraksi Golkar, Saefullah Tamlani Fraksi PKS, dan sejumlah anggota lainnya.
(Sarapan bareng KSAU dengan Komisi I DPR. Foto: Rizky/Okezone)
"Ini adalah acara silaturahmi biasa, kebetulan di rumah istri sedang masak yang enak sehingga saya ingat kepada bapak-bapak di Komisi I untuk bisa saya undang sarapan pagi," kata Hadi di kediamannya.
Hadi Tjahjanto juga memperkenalkan keluarganya baik sang isteri, Nanik Istumawati, anak, dan cucunya ke Komisi I. "Ngobrol-ngobrol ringan yang jelas memperkenalkan keluarga saya istri saya, anak saya, cucu saya, saya kenalkan kepada bapak-bapak Komisi I," terangnya.
Undangan sarapan ini sehari setelah Komisi I DPR RI melakukan fit and proper test terhadap Hadi. Komisi I memutuskan bahwa mereka setuju Hadi Tjahjanto jadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang memasuki masa pensiun Maret 2018.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.