JAKARTA - Baru tiga bulan berjalan, tahun 2018 terus diramaikan nama-nama calon pendaping Joko Widodo sebagai Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2018. Mulai dari manuver politik dari masing-masing politisi, rilis terbaru lembaga survei, hingga partai politik pun turut melakukan seleksi agar menemukan sosok yang tepat untuk mendampingi Jokowi mempertahankan kursi RI 1.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, ramai diperbincangkan publik setelah ia olah raga bareng Jokowi di Bogor. Pengelakan sebenarnya mudah dilakukan sang Presiden atas peristiwa tersebut lantaran Airlangga merupakan salah satu menterinya, Menteri Perindustrian tepatnya. Tapi, kenapa menteri lain tidak ikut olah raga bersama?
Airlangga mengaku diajak oleh Presiden Jokowi untuk olahraga pagi di Bogor. Ia pun memenuhi ajakan Jokowi. Ia pun menyebut terlalu dini bila pertemuan tadi disimpulkan dirinya akan mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019. “Itu masih terlalu pagi,” kata Airlangga.
Sementara, Jokowi mengakui saat olah raga bersama Airlangga di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, mereka sempat bicara beberapa hal termasuk mengenai calon wakil presiden untuk Pilpres 2019. "Ya ngobrol yang ringan-ringan, ngobrol mengenai Golkar, mengenai cawapres, bicara masalah negara, ya macam macam wong namanya sambil jogging kan nggak apa apa. Yang ringan ringan saja," kata Jokowi.
Dan soal peluang Airlangga untuk menjadi Cawapresnya, Jokowi pun mengatakan, "Ya coba dilihat sendiri ini, cocok enggak," katanya sambil mendekat ke Airlangga dan tertawa.
Selain Airlangga, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga mendapat sorotan sebagai Cawapres Jokowi. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Political Communication (Polcomm) Institute yang menempatkan AHY di posisi teratas dengan angka 24,08 persen.
Setelah AHY, ada nama ketua MPR Zulkifli Hasan dengan elektabilitas 20,08 persen, disusul di posisi ketiga yakni Gatot Nurmantyo 18,92 persen, Muhaimin Iskandar 10,33 persen, Puan Maharani 6,83 persen, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi 6,50 persen, Moeldoko 2,00 persen, Agum Gumelar 1,42 persen dan Budi Gunawan 0,33 persen.
Meksi nama AHY teratas dalam survei ini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai partai pendukung Jokowi di Pilpres 2019 nanti belum memutuskan siapa cawapres yang pantas untuk Jokowi. PDIP akan menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi siapa yang akan dipilihnya nanti sebagai cawapres.
"End user-nya kan Pak Jokowi dong, ditanyakan kepada beliau lah," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sotarduga.
12 Nama versi PSI
Sebagai salah satu partai yang talah mengukuhkan diri untuk mendukung Jokowi pada Pilpres 2019, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengambil langkah untuk melakukan jajak pendapat kepada masyarakat soal 12 nama yang diperoleh jajarannya, kira-kira, siapa yang paling pantas sebagai pendaping Jokowi.
"Kami dapatkan nama-nama ini dari berdasarkan masukan berbagai kalangan, pada dasarnya PSI pasrahkan kepada Bapak Jokowi karena tentu mempunyai pertimbangan sendiri," ujar Ketua Umum PSI Grace Natalie.
Grace Natalie melanjutkan, 12 kandidat Cawapres versi PSI itu kemudian akan dipublikasikan ke media sosial untuk diuji atau meminta tanggapan masyarakat. Menurutnya, dari 12 nama itu bisa bertambah atau bahkan berkurang seiring waktu berlalu, tergantung respon masyarakat sejak nama itu publikasikan.
Nama-nama itu yakni dari kalangan militer, Luhut Binsar Panjaitan yang saat ini menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim), mantan Panglima TNI Moeldoko yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan.
Dari kalangan Ormas yakni Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj, Ketua Umum GP Anshor NU Yaqut Chalil Qoumas, kemudian mantan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin. Sedangkan kalangan partai politik hanya Ketum Golkar Airlangga yang saat ini menjabat sebagai Menteri Perindustrian.
Kemudian dari kalangan pengusaha, Chairul Tanjung, Nadiem Makarim yang dikenal sebagai pendiri serta CEO Go-jek, pendiri Lion Air Rusdi Kirana. Kemudian kalangan profesional Mahfud MD dan dua perempuan yakni Sri Mulyani, dan Susi Pudjiastuti yang kini sebagai pembantu Jokowi di Kabinet Kerja.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.