Seperti diketahui, Presiden RI Ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie sempat menjalani perawatan di Klinik Starnberg, Muenchen, Jerman. Informasi yang beredar Habibie mengalami penyakit jantung.
Habibie dirawat akibat dari kebocoran klep jantung sehingga terjadi penumpukan air pada paru-paru hingga 1,5 liter. Hal tersebut, membuatnya terasa sulit atau sesak bernapas. Selain itu tensi Habibie meningkat sampai 180.
Dokter di Muenchen memberikan dua opsi bagi Habibie, yakni segera menjalani operasi Jantung atau menempuh pengobatan/tindakan dengan cara yang lebih canggih.
Menurut informasi yang diperoleh sekretaris pribadi BJ Habibie, Rubijanto, Habibie tidak menghendaki tindakan operasi Jantung, dan lebih memilih operasi dengan metode baru yang lebih canggih.
Sejauh ini, tim dokter telah memasang kateter melalui mulut untuk mengetahui persisnya kebocoran klep Jantung dan untuk menentukan tindakan mana yang lebih tepat untuk ditempuh.
Rubijanto mengatakan Habibie berharap pada pelaksanaan tindakan operasi Jantung di Muenchen disaksikan oleh paling tidak dua dokter spesialis jantung dari Tim Dokter Kepresidenan RI dan seorang personel Paspampres.