Dari pertemuan tersebut, Anies berharap bisa menemukan solusi yang sama. "Dan fasilitator yang diundang adalah pihak ketiga yang memang bertugas menjadi penengah, betul-betul bertanya menengahi, mencarikan ide-ide yang bisa menjadi solusi," bebernya.
Anies mengatakan, semua pihak yang hadir dalam acara tersebut diberi ruang selebar-lebarnya untuk mengutarakan permasalahan yang dihadapi di lapangan. Dengan begitu, solusi yang diberikan pun bisa tepat sasaran.
Karena itu, dirinya belum bisa menjabarkan lebih rinci berapa tarif angkutan umum, terutama yang bergabung dalam OK Otrip, sampai pihaknya betul-betul menemukan solusi yang tepat untuk diterapkan.
"Jangan memberikan jawaban sebelum bertemu masalahnya. kenapa kita kumpulkan semua supaya ketemu semua masalahnya sehingga problem seperti itu bisa selesai, yang sering masalah itu kalau kita hanya melihat," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.