JAKARTA – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menduga aksi penyorakan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Istana Bogor, Jawa Barat pada acara halalbihalal, Jumat 15 Juni 2018, terkait Pilgub DKI 2017.
Menurutnya, pendukung lawan dari Anies di Pilgub DKI masih belum bisa menerima kekalahan pada pesta demokrasi lalu. Sehingga, selalu ada rasa benci ketika melihat mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.
"Itu kan lebih ke masalah Pilgub dan karenanya saya tidak yakin bahwa itu adalah pendukung Pak Jokowi, ya mungkin saja itu pendukungnya Pak Ahok," kata Hidayat di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2018).
Selama ini hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Anies Baswedan biasa saja. Sehingga, hampir bisa dipastikan kalau perbuatan itu tak dilakukan oleh pendukung Jokowi.
"Nah, yang menyoraki ini pendukung siapa. Kalau pendukungnya Jokowi masa nyorakin, Jokowinya saja ngundang. Ya, tadi yang belum move on itu," katanya.

Wakil Ketua MPR itu berharap kejadian itu menjadi pelajaran untuk protokoler Istana Negara. Sebab, amat memalukan bila mereka 'kecolongan' seperti itu yang semestinya steril.